Peta Harta Karun

Senin, 12 Maret 2012

Problematika Penulis Pemula (5)

Sulit menjabarkan yang dimaksud di sini adalah bukan sebatas kesulitan membuat kalimat pembuka tapi kesulitan menyelesaikan artikel itu hingga tuntas. Kadang ide sudah ada, penulis masih bingung, apa yang mesti dilakukan dengan ide itu karena begitu 'gelap' untuk menjabarkannya.

Di antara penyebab dari kemandegan ini adalah:
a. Penulis tidak menguasai masalah atau materi yang dibahas

b. Kurang referensi

c. Tidak jelas kerangka kerangannya (kerangka pemikirannya)

d. Belum terbiasa membuat artikel


Untuk lebih jelas mengenai empat masalah tersebut, berikut kami bahas satu persatu:
a. Penulis tidak menguasai masalah atau materi yang dibahas
Kebanyakan penulis pemula merasa optimis bisa membahas bahasan yang idenya baru saja ditemukan, tidak mempertimbangkan apakah dia mampu atau tidak menjabarkan ide itu. Misalnya, ide yang didapat dalam bidang politik, padahal dia sendiri hanya berlatar belakang matematika, seni atau lainnya yang tidak ada kaitannya dengan politik, jelas sulit. Sekalipun boleh-boleh saja selama mampu, tapi bagi penulis pemula biasanya bingung sendiri. Penulis yang memaksakan diri membahas suatu bahasan tanpa menguasai materi tersebut bisa prustasi.

Untuk itu kami sarankan agar membahas suatu ide yang memang layak Anda bahas atau sesuai dengan latar belakang pendidikan Anda. Membahas suatu ide yang materinya sesuai dengan latar belakang sendiri akan sangat mengasyikkan, selain itu nantinya kredebilitas penulis akan sangat diakui media. (Lihat bab I tentang Fokus pada Spesialisasi Ilmu yang Dimiliki)

b. Kurang referensi
Referensi, baik buku-buku atau media lainnya sangat menunjang dalam pembahasan suatu artikel. Sekalipun artikel yang dibuat sesuai latar belakang pendidikan Anda, namun tidak ada salahnya sebelum Anda membuat artikel, persiapkan dulu referensi atau rujukan yang mendukung pada artikel yang akan dibuat.

c. Tidak jelas kerangka karangannya
Bagi penulis pemula, sekalipun ide yang dibahas sesuai dengan profesi atau latar belakang pendidikannya dan referensinya juga cukup, tapi kadang masih ada kendala menjabarkan bahasannya. Penyebab lainnya adalah kurang adanya perhatian pada kerangka karangan. Kerangka karangan dalam setiap tulisan atau karangan tetap diperlukan.

Kerangka karangan untuk artikel cukup secara garis besar saja yaitu rangkaian masalah yang akan dijabarkan dalam artikel, tidak mesti terlalu mendetail, cukup pokok pikirannya saja.

d. Belum terbiasa membuat artikel
Jika tiga masalah di atas bukan kendala lagi, tapi masih kesulitan menyusun kata atau kalimat, bisa jadi disebabkan belum terbiasa membuat artikel. Disarankan, sekalipun sulit tapi usahakan terus berjalan, nanti pun Anda akan terbiasa menulis dengan mudah.
By Abu Al-Ghifari

=====================
### Berbisnis & Beramal : KLIK >> www.income-syariah.com/?id=uangberkah
Assalamualaikum. Wr. Wb. Sahabat fillah. . . Alhamdulillah dari main Facebook di Rumah, kita bisa DAPAT PENGHASILAN TAMBAHAN yang HALAL dan BERKAH sekaligus menebar kebaikan dan BERBAGI untuk Anak-anak Yatim.
Setiap kunjungan, InsyaAllah Anda akan mendapat Gratis 10 Software Islami, dan silahkan meni'mati tausiah penyejuk jiwa dari para ustadz yang ikhlas dan Murottal Cilik Muhammad Toha . . . semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar